banner 728x250

Air terjun Way Lalakan Makan Korban

banner 120x600
banner 468x60
Bagikan Berita

Lampung, Lintasantikorupsiindonesia.com Dua bocah meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Disebutkan, kejadian itu pertama kali terlihat oleh seorang pengunjung pada Kamis 1 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

banner 325x300

Pengunjung tersebut melihat keduanya tenggelam di aliran air, lalu berteriak meminta pertolongan dan memberi tahu penjual makanan yang berada di sekitar lokasi sebelum korban akhirnya dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Dari keterangan saksi, Hanizar bersama Wahyuni (51), yang merupakan pengawas kawasan bawah air terjun, langsung masuk ke aliran air. Keduanya berenang dan menyelam untuk mencari korban,” kata Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko seperti dikutip Jumat (2/1/2025).

Baca Juga  Kejari Luwu Tetapkan Eks Anggota DPR MF dan 4 Orang Lainnya Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Program P3-TGAI Tahun 2024

Setelah beberapa saat, kedua bocah berhasil diangkat ke permukaan. Namun, kondisi mereka sudah tidak sadarkan diri. Warga dan petugas setempat kemudian memberikan pertolongan pertama di lokasi.

“Karena kondisi korban kritis dan tidak menunjukkan respons, keduanya segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Batin Mangunang, Kota Agung,” jelas Rahmad.

Namun nahas, berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar oleh petugas medis, kedua bocah dinyatakan meninggal dunia akibat air yang masuk ke dalam paru-paru hingga menyebabkan henti napas. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau tindak pidana dalam peristiwa ini. Kedua korban ini masih ada hubungan keluarga,” tutur Rahmad.

Baca Juga  WAKATOBI BATAL JADI TUAN RUMAH HUT SULTRA TAHUN 2026, MASYARAKAT KECEWA DENGAN JANJI PEMPROV SULTRA

Di lokasi kejadian diketahui terdapat tiga orang pengawas, yakni Wahyuni, Sahdoni, dan Nasrul.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan serta berkoordinasi dengan pengelola wisata guna mengetahui penyebab pasti dua korban tenggelam.

(Tim/Red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *