banner 728x250
Berita  

Bupati Tangerang Dorong Digitalisasi Transaksi hingga Desa, Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

banner 120x600
banner 468x60
Bagikan Berita

Tangerang, Lintasantikorupsiindonesia.com – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/26).

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh hanya dinikmati masyarakat di kawasan perkotaan. Menurutnya, layanan transaksi digital harus menjangkau hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan agar seluruh masyarakat memperoleh kemudahan akses pembayaran yang aman, cepat, dan terjangkau.

banner 325x300

Digitalisasi harus hadir sampai ke wilayah pedesaan. Masyarakat perlu mendapatkan akses pembayaran yang mudah, aman, dan terjangkau tanpa harus selalu datang ke kantor pelayanan. Karena itu, sosialisasi dan edukasi harus diperluas hingga tingkat desa,” ujar Bupati.

Baca Juga  Tekankan Efisiensi Energi, Kasad mengatakan "Prajurit TNI AD, harus jadi Pelopor"

Ia menambahkan, digitalisasi transaksi pemerintah bukan sekadar mengubah sistem pembayaran tunai menjadi non-tunai, tetapi merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, efisien, dan mudah diawasi. Program tersebut juga telah menjadi salah satu prioritas dalam RPJMD Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029.

Untuk mendukung percepatan digitalisasi, Bupati meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperluas kanal pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan kualitas pendataan, memperkuat pengawasan dan penagihan, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Selain itu, camat, kepala desa, lurah, serta Diskominfo juga diminta aktif menyosialisasikan layanan pembayaran digital sekaligus memperkuat infrastruktur dan literasi digital di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Cuaca buruk yang melanda wilayah Tangerang berdampak pada 31 lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

“Keberhasilan TP2DD bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapenda. Ini merupakan tugas bersama. Seluruh perangkat daerah dan unsur kewilayahan harus memiliki komitmen yang sama untuk memperluas digitalisasi transaksi,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB atas dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu memperluas pemanfaatan kanal pembayaran digital, meningkatkan kepatuhan masyarakat, mengoptimalkan penerimaan daerah, serta mendorong pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin merata dan berkelanjutan. (Humas Pemkab )

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *