banner 728x250

Bentuk Empati untuk Sumatra, Kabupaten Tangerang Gelar Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan

banner 120x600
banner 468x60
Bagikan Berita

Tangerang, Lintasantikorupsiindonesia.com – Kabupaten Tangerang menutup akhir 2025 dengan cara yang berbeda. Dalam mewarnai malam pergantian tahun, Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan doa bersama dan galang donasi sebagai bentuk kepedulian untuk masyarakat Sumatra yang tengah tertimpa bencana di Taman Baca Baleraja (Kolong Fly Over Balaraja), Rabu (31/12/25).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 hendaknya dijadikan momentum empati. Di Kecamatan Balaraja, masyarakat berkumpul secara sederhana, menikmati hiburan musik tanpa hingar-bingar, sembari memanjatkan doa untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, hingga Sumatra Utara.

banner 325x300

“Ini menjadi simbol bahwa kita, khususnya Kabupaten Tangerang dan Balaraja, berempati terhadap keluarga kita di Sumatra. Kita hadir bukan untuk berpesta, tapi untuk peduli,” tutur Bupati Maesyal di lokasi.

Baca Juga  Kaperwil Malut Marnisto Gula Sampaikan Ucapan Ramadan, Ajak Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

Yang tak kalah mencuri perhatian, perayaan tahun baru di Balaraja berlangsung tanpa petasan dan kembang api. Kesepakatan itu disebut sebagai bagian dari empati kepada korban bencana, sekaligus wujud perayaan yang lebih bermakna.

Tidak ada petasan, tidak ada kembang api. Ini bagian dari empati kita kepada saudara-saudara di Sumatra,” imbuhnya

Menurutnya, kegiatan kumpul bersama sejak siang hingga malam bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk solidaritas nyata. Doa dipanjatkan agar para korban diberi ketabahan, segera pulih, dan mampu bangkit kembali. Empati itu tak berhenti pada kata-kata, namun juga aksi nyata penggalangan dana masyarakat Balaraja.

“Jadi kita hadir di sini ikut serta berpartisipasi, peduli, dan mengumpulkan menggalang dana,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Tangerang Tegaskan Ulama Kunci Harmoni dan Pembangunan Daerah di Harlah ke-103 NU

Lebih jauh, Bupati Maesyal mengungkapkan Pemkab Tangerang telah dua tahap mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak di Sumatra. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,7 miliar, terdiri dari Rp1,5 miliar hasil penghimpunan ASN, PKK, dan kepala desa se-Kabupaten Tangerang, serta Rp1,2 miliar dari APBD.

Bantuan tahap awal disalurkan melalui PMI Pusat dan diterima langsung oleh Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla. “Ini uang masyarakat.

Kabupaten Tangerang, hanya dihimpun melalui pemerintah daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas empati warga yang luar biasa,” kata dia.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Bupati Tangerang berharap tahun 2026 membawa kesehatan, kemajuan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Pihaknya juga mengajak warga menjadikan solidaritas dan kepedulian sebagai semangat bersama dalam menatap tahun baru.

Baca Juga  Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

“Selamat tahun baru, selamat Natal. Semoga masyarakat Kabupaten Tangerang selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” tutupnya.

(RED)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *